Payakumbuh, Sabtu, 23 Agustus 2025 — Komisi B Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Payakumbuh menggelar rapat kerja dengan mitra kerja pada Sabtu (23/08) di ruang rapat Komisi B. Rapat ini bertujuan untuk membahas rancangan anggaran yang akan digunakan dalam pembangunan berbagai sektor vital di Kota Payakumbuh pada Tahun Anggaran 2026.

Dipimpin oleh Ketua Komisi B, rapat ini dihadiri oleh seluruh anggota komisi serta perwakilan dari mitra kerja terkait, termasuk dinas-dinas yang menangani sektor ekonomi, perdagangan, dan pembangunan daerah. Pembahasan dalam rapat difokuskan pada bagaimana merancang dan mengalokasikan anggaran secara lebih efisien, dengan fokus pada sektor-sektor yang mendukung perekonomian daerah dan peningkatan pelayanan publik.

Salah satu topik utama yang dibahas adalah alokasi anggaran untuk pengembangan sektor ekonomi lokal, termasuk UMKM, perdagangannya, serta sektor pariwisata yang berpotensi besar untuk mendukung pendapatan daerah. Komisi B juga menekankan pentingnya penguatan sektor perdagangan yang dapat menciptakan lapangan pekerjaan baru bagi masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, anggota Komisi B juga mendorong perlunya penyusunan anggaran yang dapat mendukung inisiatif pembangunan yang berbasis pada pemberdayaan masyarakat, agar setiap anggaran yang dialokasikan benar-benar berdampak pada peningkatan kualitas hidup masyarakat Kota Payakumbuh.

“Pembahasan anggaran ini merupakan langkah penting untuk memastikan bahwa sektor-sektor strategis, seperti perdagangan dan ekonomi lokal, mendapatkan perhatian yang sesuai. Kami ingin memastikan bahwa setiap anggaran yang disetujui akan mendukung pembangunan berkelanjutan yang bermanfaat bagi masyarakat,” ujar Ketua Komisi B.

Rapat kerja ini diakhiri dengan kesepakatan untuk melanjutkan koordinasi lebih lanjut antar lembaga terkait guna menyempurnakan rencana anggaran 2026. Hasil rapat diharapkan dapat memberikan dasar yang kuat bagi kebijakan pembangunan yang akan datang, serta memperkuat sektor ekonomi lokal dalam menghadapi tantangan global yang semakin kompleks.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *